Cari Blog Ini

Kamis, 18 Agustus 2016

PPGD

instruksi :

membuat Miniatur organ tubuh untuk materi PPGD.Pembuatan dari tanggal 10/8/16 sampai 7/9/16 (untuk pertemuan ke 6)





PERTOLONGAN PERTAMA GAWAT DARURAT (PPGD)

Pendahuluan 
Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat (PPGD) adalah serangkaian usaha-usaha pertama yang dapat dilakukan pada kondisi gawat darurat dalam rangka menyelamatkan pasien dari kematian.
PENOLONG PERTAMA adalah masyarakat awam yang sudah dibekali pengetahuan teori dan praktek bagaimana merespon dan melakukan pertolongan pertama di lokasi kejadian 
  • Kita tidak dapat selalu mengandalkan layanan ambulan atau para medik segera tiba dilokasi kejadian
  • Alat dan waktu yang kita miliki terbatas

Tujuan PERTOLONGAN PERTAMA adalah:
1. Menyelamatkan nyawa korban
2. Meringankan penderitaan korban
3. Mencegah cedera/penyakitmenjadi lebih parah
4. Mempertahankan daya tahan korban
5. Mencarikan pertolongan yang lebih lanjut

RANTAI PENYELAMATAN RANTAI PENYELAMATAN adalah konsep yang menjelaskan tahapan secara prioritas untuk memastikan korban memiliki kesempatan terbaik untuk bertahan hidup
Realita menunjukkan bahwa bila kita dapat segera mengidentifikasi masalah, akses dini ke Unit Gawat Darurat dan memberikan bantuan dengan benar dan baik kepada korban maka besar pula kesempatan korban terselamatkan

AKSES DINI (Rantai Pertama), Keadaan Darurat diketahui dan melaksanakan prosedur keadaan darurat. Saksi mata yang mengetahui kejadian menghubungi pihak yang berwenang (bila di tempat kerja sesuai dengan prosedur keadaan darurat yang sudah ditetapkan)
Pelaporan berisi :
- Nama Pelapor
- Lokasi Kejadian
- Kondisi korban (sadar/tidak sadar)
- Cidera yang dialami
- Jumlah korban, dst

BANTUAN HIDUP DASAR DINI (Rantai Kedua), adalah cara mempertahankan jalan napas, memberikan bantuan napas dan mempertahankan sirkulasi yang merupakan dasar kehidupan tanpa menggunakan peralatan medis. Henti jantung mendadak adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia (700.000 orang/tahun). Kasus henti jantung mendadak di luar rumah sakit menunjukkan Ventricular Fibrillation (Jantung kehilangan kemampuan untuk berkoordinasi dan berhenti memompakan darah secara efektif)

DEFIBRILASI DINI (Rantai Ketiga), adalah upaya agar mengembalikan agar irama/fungsi jantung kembali normal dengan Defibrillator. Penolong Pertama dan Petugas Medis harus sudah terlatih dalam penggunaan Defibrillator. Defibrillator yang digunakan sebaiknya defibrillator ekternal otomatis (operator/petugas hanya menempelkan elektroda ke dada korban dan diaktifkan dengan satu tombol)

BANTUAN HIDUP LANJUT DINI (Rantai Keempat), Adalah tindakan khusus lanjutan yang diperlukan untuk meningkatkan kemungkinan korban bertahan hidup. Tim bantuan hidup lanjut adalah tim dokter dan para medik yang kompeten

Prinsip Utama 
Prinsip utama PPGD adalah menyelamatkan pasien dari kematian pada kondisi gawat darurat. Kemudian filosofi dalam PPGD adalah ”Time Saving is Life Saving”, dalam artian bahwa seluruh tindakan yang dilakukan pada saat kondisi gawat darurat haruslah benar-benar efektif dan efisien, karena pada kondisi tersebut pasien dapat kehilangan nyawa dalam hitungan menit saja (henti nafas 2-3 menit dapat mengakibatkan kematian) 




                                                                                                                                                                                    



contoh pembuatan 

Membuat Paru-paru Buatan



Sistem Pernapasan Manusia dan Paru-Paru Buatan
Mata Pelajaran                        :           Ilmu Pengetahuan Alam 
Kelas                                       :           IV (empat) 
Materi/ Pokok Bahasan           :           Sistem Pernapasan Manusia (Respirasi)
Kompetensi (tujuan)               :           Menjelaskan proses pernapasan manusia
Indikator                                 :          
§  Mengidentifikasi sistem organ pernapasan manusia
§  Membedakan proses inspirasi dan ekspirasi
§  Menjelaskan proses pernapasan pada manusia

Nama Media                           :           Alat Peraga Paru-Paru Buatan
Deskripsi                                :

Penggunaan Media
Media ini digunakan untuk menjelaskan kepada siswa tentang proses pernapasan yang terjadi pada tubuh manusia. Selain itu juga untuk menjelaskan fungsi organ-organ yang ada dalam sistem pernapasan.

Pembuatan Media
Alat     :
  • Gunting
  • Penggaris
  • Paku
  • Cutter
Bahan  :
  • Kertas spotlight 60 cm × 40 cm
  • Kertas duplex
  • Botol plastik bekas
  • Balon besar dan kecil
  • Lakban
  • Korek api
  • Lilin
  • Spidol
Langkah Kerja
No.
Langkah Kerja
Gambar
1.
Siapkan alat dan bahan yang digunakan

2.
Potong bagian dasar botol plastik kurang lebih 4 cm

3.
Lubangi tutup botol plastik sebesar spidol besar dengan paku yang dibakar terlebih dahulu

4.
Masukan spidol bekas ke dalam tutup botol yang telah dilubangi sehingga sebagian spidol berada di dalam botol dan sebagian lagi terletak di luar botol


5.
Rekatkan balon berukuran kecil dengan lakban pada bagian spidol yang terletak di dalam botol. Setelah di tutup rapat, tutup kembali botol.
6.
Gunting bagian bawah balon besar, sehingga balon berbentu seperti pada gambar



7.
Rekatkan balon pada bagian dasar botol menggunakan lakban

9.
Gambar sistem pernapasan manusia di atas kertas spotlight


10.
Tempelkan alat peraga pada kertas spotlight berukuran 60 cm × 40 cm
  

11.
Lapisi dengan kertas duplex agar lebih kuat, kemudian potong kertas duplex dengan ukuran 60 cm × 40 cm
  



Proses pembuatan alat peraga paru-paru buatan cukup mudah dengan alat dan bahan yang mudah didapat seperti botol bekas, balon, dan sebagainya. Selain itu juga biaya yang dikeluarkan untuk membuat satu alat peraga paru-paru buatan sangat ekonomis. Waktu yang dibutuhkan untuk membuat alat peraga tersebut juga tidak lama. Kekurangannya yaitu mengalami kesulitan untuk membolongi tutup botol, dan juga memotong batang spidol, selain itu juga untuk mencari balon yang berbentuk hati sebagai paru-paru sulit, sehingga saya menggunakan balon berbentuk biasa. 
Cara Penggunaan
Tarik balon yang berada di bagian dasar botol, kemudian amati balon, balon yang berada di dalam botol. Pada percobaan tersebut tampak bahwa ketika balon pink ditarik maka balon merah yang berada di dalam botol akan mengembang seperti tampak pada gambar di bawah ini.

Sebaliknya apabila balon pink dikembalikan ke posisi semula makan balon merah yang berada di dalam botol akan mengempis seperti tampak pada gambar di bawah ini.

Percobaan tersebut menunjukkan proses respirasi di dalam tubuh manusia ketika inspirasi dan ekspirasi. Dengan alat peraga ini siswa dapat dengan mudah memahami proses respirasi dan mampu membedakan antara inspirasi dan ekspirasi.
Dengan menggunakan media sederhana ini, diharapkan siswa mampu memahami dan menjelaskan bagaimana sistem pernapasan di dalam tubuh berlangsung. Selain itu melalui media sederhana setidaknya guru mampu menjelaskan materi dengan mudah dipahami oleh siswa dengan tidak mengeluarkan biaya yang mahal. Karena media ini menjembatani antara penyapaian materi dari guru ke siswa dan mencoba mengkonkretkan sesuatu yang abstrak.

sumber : http://hani-nuraeni.blogspot.co.id/2014/09/membuat-paru-paru-buatan.html


DILARANG KERAS MEMBUAT MINIATUR SEPERTI DIATAS

Kamis, 11 Agustus 2016

AD/ART

Instruksi :

setiap sanggah membuat presentasi di power point, dengan ketntuan sebagai berikut :


  • sanggah 1 : AD/ART pasal 3
  • sanggah 2 : AD/ART pasal 8
  • sanggah 3 : AD/ART pasal 13
  • sanggah 4 : AD/ART pasal 20
  • sanggah 5 : AD/ART pasal 21


ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA
GERAKAN PRAMUKA

Pasal 3
Asas

Gerakan Pramuka berasaskan Pancasila.


Pasal 8
Upaya dan Usaha

1.      Segala upaya dan usaha Gerakan Pramuka diarahkan untuk mencapai tujuan Gerakan Pramuka.
a.      Menanamkan dan  menumbuhkan budi pekerti luhur dengan cara memantapkan mental, moral, fisik, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman melalui kegiatan:
1)      Keagamaan,  untuk meningkatkan iman dan  ketakwaan kepada  Tuhan Yang Maha Esa, menurut agama masing-masing
2)      Kerukunan hidup beragama antar  umat seagama dan antara pemeluk agama yang satu dengan pemeluk agama yang lain
3)      Penghayatan dan pengamalan Pancasila untuk memantapkan jiwa Pancasila dan mempertebal kesadaran sebagai warga negara yang bertanggungjawab terhadap kehidupan dan masa depan bangsa dan negara
4)      Kepedulian terhadap sesama hidup dan alam seisinya
5)      Pembinaan dan pengembangan minat terhadap kemajuan teknologi dengan keimanan dan ketakwaan
b.      Memupuk dan mengembangkan rasa cinta dan setia kepada tanah air dan bangsa;
c.       Memupuk dan mengembangkan persatuan dan kebangsaan;
d.      Memupuk dan mengembangkan persaudaraan dan persahabatan baik nasional maupun internasional;
e.      Menumbuhkembangkan pada para anggota rasa percaya diri, sikap dan perilaku yang kreatif dan inovatif, rasa tanggung jawab dan disiplin;
f.       Menumbuhkembangkan jiwa dan sikap kewirausahaan;
g.      Memupuk dan mengembangkan kepemimpinan;
h. Membina  dan melatih jasmani,  panca indera,  daya pikir,  penelitian,  kemandirian  dan sikap otonom, keterampilan, dan hasta karya.
2.      Upaya dan usaha untuk mencapai tujuan itu diarahkan pada pembinaan watak, mental, emosional,  jasmani dan bakat serta peningkatan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,  ilmu pengetahuan dan teknologi, keterampilan dan kecakapan melalui berbagai kegiatan kepramukaan.
a.     Kepramukaan ialah proses pendidikan luar lingkungan sekolah dan di luar keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis, yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan,  yang sasaran akhirnya pembentukan watak;
b.     Menyelenggarakan dan berpartisipasi dalam pertemuan dan perkemahan baik lokal, nasional maupun internasional untuk memupuk rasa persahabatan,  persaudaraan dan perdamaian;
c.      Menyelenggarakan kegiatan bakti masyarakat dan ekspedisi;
d.     Mengadakan kemitraan, kerjasama dengan organisasi kepemudaan lain untuk memupuk dan mengembangkan semangat kepeloporan dan pengabdian kepada masyarakat, baik lokal, nasional maupun internasional;
e.     Mengadakan kerjasama baik dengan instansi pemerintah maupun swasta untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional;
f.      Memasyarakatkan Gerakan Pramuka dan kepramukaan khususnya di kalangan kaum muda.
3.      Untuk menunjang upaya dan usaha serta mencapai tujuan Gerakan Pramuka, diadakan prasarana dan sarana yang memadai berupa organisasi,  personalia,  perlengkapan,  dana, komunikasi, dan kerjasama.

Pasal 13
Kode Kehormatan Pramuka

1.      Kode Kehormatan Pramuka yang terdiri atas Janji yang disebut  Satya dan Ketentuan Moral yang disebut Darma  merupakan satu unsur dari Metode Kepramukaan dan alat pelaksanaan Prinsip Dasar Kepramukaan.
2.      Kode Kehormatan Pramuka merupakan Kode Etik anggota Gerakan Pramuka baik dalam kehidupan pribadi maupun bermasyarakat sehari-hari yang diterimanya dengan sukarela serta ditaati demi kehormatan dirinya.
3.      Kode Kehormatan Pramuka bagi anggota Gerakan Pramuka disesuaikan dengan golongan usia dan perkembangan rohani dan jasmaninya yaitu:
a.      Kode Kehormatan Pramuka Siaga terdiri atas Dwisatya dan Dwidarma;
b.      Kode Kehormatan Pramuka Penggalang terdiri atas Trisatya Pramuka Penggalang dan Dasadarma;
c.       Kode Kehormatan Pramuka Penegak dan Pandega terdiri atas Trisatya Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dan Dasadarma;
d.      Kode Kehormatan Pramuka Dewasa terdiri atas Trisatya  Anggota Dewasa dan Dasadarma.

Pasal 20
Kepengurusan
1.      Di tingkat Gugusdepan Gerakan Pramuka dipimpin oleh pembina gugusdepan.
2.      Di tingkat Ranting Gerakan Pramuka dipimpin secara kolektif oleh Pengurus Kwartir Ranting.
3.      Di tingkat Cabang Gerakan Pramuka dipimpin secara kolektif oleh Pengurus Kwartir Cabang.
4.      Di tingkat Daerah Gerakan Pramuka dipimpin secara kolektif oleh Pengurus Kwartir Daerah.
5.      Di tingkat Nasional Gerakan Pramuka dipimpin secara kolektif oleh Pengurus Kwartir Nasional.
6.      Pergantian Pengurus Gerakan Pramuka dilaksanakan pada waktu musyawarah.
7.      Kepengurusan baru dalam jajaran Ranting sampai dengan Nasional terdiri dari unsur Pengurus lama dan Pengurus baru.

Pasal 21
Satuan Karya Pramuka

1.      Satuan Karya Pramuka, disingkat Saka, adalah wadah pendidikan guna menyalurkan minat, mengembangkan bakat, dan pengalaman para Pramuka dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.  Saka juga memotivasi mereka untuk melaksanakan kegiatan nyata dan produktif sehingga memberi bekal bagi kehidupannya, untuk melaksanakan pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa dan negara, sesuai dengan aspirasi pemuda Indonesia dan tuntutan perkembangan pembangunan dalam rangka peningkatan ketahanan nasional.
2.      Saka di tingkat Kwartir dipimpin secara kolektif oleh Pimpinan Saka.  Pimpinan Saka adalah bagian integral dari Kwartir.

Rabu, 10 Agustus 2016

hasta karya


Penting : 
  • Setiap sanggah membuat hasta karya 50% jadi
  • Pada pertemuan latihan Setiap sanggah melanjutkan Hasta Karya yang sudah setengah jadi dengan waktu 20menit
  • Sesudah selesai setiap sanggah memaparkan hasil  karyanya kepada sanggah lain di depan kelas
  • untuk sanggah lain memberikan kritik dan saran masing – masing  satu Dalam waktu 7menit sudah termasuk kritik dan saran

Hasta karya


Setiap sanggah melanjutkan Hasta Karya yang sudah setengah jadi dengan waktu 20menit Sesudah selesai setiap sanggah itu memaparkan hasil  karyanya kepada sanggah lain di depan kelas dan untuk sanggah lain memberikan kritik dan saran masing – masing  satu Dalam waktu 7menit sudah termasuk kritik dan saran



Contoh Hasta Karya


Contoh Hasta Karya dalam acara pramuka atau kerajinan tangan pelajaran seni budaya atau keterampilan itu banyak sekali. Biasanya guru atau pembina menugaskan untuk membuat hasta karya itu dari barang-barang bekas. Misalnya dari palastik aqua, bungkus rokok, koran bekas, dan banyak lagi yang lainnya. Jika ketika melakukan penjelajahan, seorang pembina pramuka memberikan tugas untuk membuat hasta karya dari daun kelapa, rumput, daun simpor, dan banyak lagi yang lainnya.    
Contoh kipas dari daun sirsak:
BAHAN
1. Daun Sirsak
2. Lumpur parit
3. Bilah bambu
4. Lem
5. Kertas marmer
6. Benang
7. Pewarna
8. Air
ALAT
1. Ember/ waskom
2. Gunting
3. Pisau
sumber gambar: tunjungbudiwati.wordpr..


Read more: http://www.cakrawawasan.com/2015/05/contoh-hasta-karya.html#ixzz4IDluPq4X

Hasta karya


Instruksi untuk setiap sanggah
  • Setiap Sanggah membuat Karya Daur Ulang dengan Bahan Apapun.
  • Langkah Langkah Pembuatannya di Post di Blog per Sanggah
  • Setelah itu Hasil dari Karya tsb di Post di Akun Instagram dan ditambah dengan : #pramukadelapan #namagudep #smkn8jkt #gerakanpramuka #pramukaupdate #jurnalistik
  • Pada hari rabu, setiap sanggah memberikan Presentasi Karya yang dibuat

Hasta karya sudah jadi 100% pada saat pertemuan pramuka





HASTA KARYA 


Hasta Karya ialah sebuah kegiatan yang menghasilkan suatu kreativitas yang mempunyai nilai fungsi, nilai seni, dan nilai jual, yang bahannya berasal dari sampah organik dan anorganik.

Contoh Hasta Karya

Contoh Hasta Karya dalam acara pramuka atau kerajinan tangan pelajaran seni budaya atau keterampilan itu banyak sekali. Biasanya guru atau pembina menugaskan untuk membuat hasta karya itu dari barang-barang bekas. Misalnya dari palastik aqua, bungkus rokok, koran bekas, dan banyak lagi yang lainnya. Jika ketika melakukan penjelajahan, seorang pembina pramuka memberikan tugas untuk membuat hasta karya dari daun kelapa, rumput, daun simpor, dan banyak lagi yang lainnya.    
Contoh kipas dari daun sirsak:
BAHAN
1. Daun Sirsak
2. Lumpur parit
3. Bilah bambu
4. Lem
5. Kertas marmer
6. Benang
7. Pewarna
8. Air
ALAT
1. Ember/ waskom
2. Gunting
3. Pisau
sumber gambar: tunjungbudiwati.wordpr..


Read more: http://www.cakrawawasan.com/2015/05/contoh-hasta-karya.html#ixzz4IDluPq4X

Senin, 08 Agustus 2016

bivak

Bivak

Bivak dari ponco (jas hujan)
Bivak (Bahasa PrancisBivouac) adalah tempat berlindung sementara (darurat) di alam bebas dari aneka gangguan cuaca, binatang buas, dan angin. Mendirikan bivak adalah teknik penting yang harus dikuasai jika hendak berkemah . Bivak merupakan salah satu kemampuan wajib survival di alam bebas. Karena pembuatannya yang mudah dengan peralatan yang seadanya.[1]
Materi penunjang pembuatan bivak adalah :
  • Dari bahan alam , seperti pepohonan (dahan, ranting dan daun) batu- batu, gua dan sebagainya.
  • Dari bahan buatan, seperti jas hujan, ponco, fly sheet atau parasut

Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Bivak

Instruksi : 
Setiap sanggah membawa alat2 untuk membuat bivak

sandi

Intruksi :
Sanggah 1: sandi kotak 1+ sandi kotak 2
Sanggah 2: sandi angka dan marengos
Sanggah 3: sandi merah putih dan sandi AZ
Sanggah 4: sandi XO dan sandi kimia
Sanggah 5: sandi rumput dan sandi AN
Sanggah 6: sandi jam

Masing-masing sanggah mempelajari materi bagian nya untuk dipresentasikan,contoh : sanggah 1 mempelajari sandi kotak 1 dan 2 
Tidak dibuat PPT 




SANDI 
Kata sandi berasal dari bahasa Sanskerta, yang artinya rahasia. Karena itu maka tulisan rahasia disebut sandi, atau tulisan-tulisan yang dirahasiakan. Huruf atau kata sandi sulit dimengerti kecuali kalau kita mengetahui kunci atau cara memecahkannya.

Asal mula sandi ini berasal dari para pahlawan jaman dulu yang suka berkelana dan suka berpindah-pindah tempat tinggal,untuk itu mereka harus memiliki kata sandi dan bisa mempergunakannya berbagai bentuk sandi untuk mengecoh / mengelabui lawan-lawan atau musuhnya.




Gambar sisip 11
Contoh sandi AN : 
Pramuka = CENZHXN




Gambar sisip 7

Contoh sandi marengos : 
Pramuka = P432UK3

  • Sandi AZ
Sandi angka menggunakan kunci berikut ini (kunci = AZ atau ZA):
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
Z Y X W V U T S R Q P O N M L K J I H G F E D C B A

Penggunaan sandi ini adalah huruf A diganti dengan Z, huruf B diganti dengan Y, dan seterusnya.  Contoh: GUDEP akan ditulis menjadi TFWVK.

  • Sandi Angka
Pada sandi ini, angka-angka akan menjadi kuncinya. Misalkan kata kuncinya adalah 1203, maka jika akan menulis kata JALAN akan menjadi KCLDM. Cara pembuatannya adalah dengan menjumlahkan kata-kata tersebut dengan angka 1203.
J A L A N
1 2 0  3  1
Di bawah huruf J ada huruf 1, artinya huruf J diubah menjadi 1 huruf setelahnya menjadi huruf K, lalu huruf A diubah menjadi 2 huruf sesudahnya menjadi huruf C, dan seterusnya. Huruf L tetap karena di bawahnya adalah angka 0. Jadi, untuk memecahkannya harus diganti dengan beberapa huruf sebelumnya sesuai dengan angkanya dan jika masih belum ketemu coba ganti dengan beberapa huruf sesudahnya.

Sandi ini juga dapat diaplikasikan menjadi sandi tanggal. Misalnya kita menerima sepucuk surat yang berisi sandi namun tidak ada kata kuncinya, tetapi tanggal pembuatannya tertera, maka itulah kata kuncinya. Contohnya tertulis tanggal 4 Maret 2014 artinya kata kunci yang digunakan adalah 432014.

  • Sandi semaphore
Untuk posisi huruf semafor menggunakan bendera dapat dilihat pada gambar berikut ini:

  • Sandi Morse dan Aplikasinya
Sandi morse pertama kali digunakan setelah teknologi radio dan telegrafi berkembang pesat di akhir abad ke-19. Sandi ini digunakan untuk mengirim pesan antara dua tempat yang jauh dengan teknologi radio CW (constant wave). Sandi ini dikirimkan dengan bunyi pendek dan bunyi panjang. Penggunaan sandi morse di Pramuka menggunakan peluit dengan bunyi panjang dan pendek. Huruf morse sendiri merupakan sebuah aplikasi dari bunyi-bunyi tersebut. Bunyi pendek disimbolkan dengan titik dan bunyi panjang disimbolkan dengan garis. Huruf A disimbolkan dengan satu titik dan satu garis (.-), huruf B disimbolkan dengan satu garis dan tiga titik (-...). Lalu bagaimana cara menghafal sandi morse? Berikut inilah cara mudahnya:
A
ANO
.-
N
NOTES
-.
B
BONAPARTE
-...
O
OMONO
---
C
COBA-COBA
-.-.
P
PERTOLONGAN
.--.
D
DOMINAN
-..
Q
QOMOKARO
--.-
E
EGG
.
R
RASOHE
.-.
F
FATHER JOHAN
..-.
S
SAHARA
...
G
GOLONGAN
--.
T
TONG
.
H
HIMALAYA
....
U
UNESCO
..-
I
ISLAM
..
V
VERSIKARO
...-
J
JAGO LORO
.---
W
WINOTO
.--
K
KOMANDO
-.-
X
XOSENDERO
-..-
L
LEMONADE
.-..
Y
YOSIMONO
-.--
M
MOTOR
--
Z
ZOROASTER
--..
Keterangan: Vokal O melambangkan garis, vokal lainnya melambangkan titik.

Setelah mengetahui sandi morsenya, sekarang masuk bagian aplikasinya:
  •  Sandi Rumput
Sandinya dibuat menyerupai rumput. Rumput pendek berarti titik dan rumput panjang berarti garis.

Contoh: PRAMUKA = .--. / .-. / .- / -- / ..- / -.- / .-

Jika ditulis menggunakan sandi rumput menjadi:

  •  Sandi Kimia
Sandi ini penulisannya menyerupai susunan susunan unsur-unsur. Titik pada huruf morse menggunakan huruf hidup (vokal), sedangkan garis akan diganti huruf mati (konsonan).

Contoh: PRAMUKA = .--. / .-. / .- / -- / ..- / -.- / .-

Jika ditulis dengan sandi kimia maka akan menjadi:

OK2O + OHO + OH ® O2 + N2O + KOH + OH


  • Sandi Jam
Sandi jam dibuat dengan terlebih dahulu menentukan kunci pada jam. Misal pukul 07.00 dibuat sebagai huruf A dan huruf B ditulis pukul 07.05 dan seterusnya dengan selisih 5 menit maka tinggal digeser setiap huruf lima menit. Selisih dan awal penulisan juga dapat diubah. Contoh: ABDI ditulis 07.00 – 07.05 – 07.20 – 07.45.

  • Sandi Nomor
Sandi ini hampir sama dengan sandi abjad (sandi balik), namun penggantinya bukan sesama huruf namun berubah menjadi angka seperti berikut ini:


Setelah tersusun seperti itu, maka dapat dibuat menjadi misalnya: A = 1, P = 16, dan lain sebagainya.

Contoh:

PRAMUKA = 16-18-1-13-21-11-1

  • Sandi Kotak
A. Sandi Kotak I
Sandi ini terdiri dari palang-palang/kotak dan sudut-sudut dengan kunci sebagai berikut:
Untuk membedakan antara kedua huruf tiap kotak, maka huruf kedua diberi tanda titik. Berikut contoh huruf-hurufnya:


  • Sandi Kotak II

Sandi ini terdiri dari kotak-kotak saja tanpa sudut-sudut dengan kunci sebagai berikut:
Sama seperti sandi kotak I, untuk membedakan ketiga huruf tiap kotak maka diberi titik. Berikut contoh-contohnya:


  •  Sandi Merah / putih 


Untuk menggunakan sandi merah putih cukup dilihat huruf mendatar dan huruf horizontalnya saja. Misal A maka ditulisa dengan huruf MP.
Contoh:
Pramuka = MI,RI,MP,RT,MH,MT,MP

Sumber: Buku “Boyman – Ragam Latih Pramuka”.

Read more: http://blog.anashir.com/2014/03/sandi-pramuka-2.html?m=1#ixzz4GkpDwk4O




Read more: http://blog.anashir.com/2014/03/sandi-pramuka-2.html?m=1#ixzz4Gkoiznmn


Read more: http://blog.anashir.com/2014/03/sandi-pramuka-1.html?m=1#ixzz4GknLxnl8

Minggu, 07 Agustus 2016

Jurnalistik

JURNALISTIK adalah ilmu, teknik, dan proses yang berkenaan dengan penulisan berita, feature, dan artikel opini di media massa, baik media cetak, media elektronik, maupun media online.

Pengertian jurnalistik pun terkait erat dengan penulisan dan media.

Pengertian Jurnalistik Secara Bahasa

Secara etimologis, jurnalistik (journalistic, journalism) berakar kata "jurnal" (Inggris), "du jour" (Prancis), dan lebih jauh lagi ke zaman Romawi Kuno, yaitu "diurna".

Jurnal artinya laporan atau catatan. Du Jour artinya hari atau catatan harian, sama dengan pengertiandiurna. Dalam bahasa Belanda, journalistiek artinya "penyiaran catatan harian".

Jadi, secara etimologis (asal-usul kata), jurnalistik adalah laporan tentang peristiwa sehari-hari yang saat ini kita kenal dengan istilah "berita" (news). Berita sendiri adalah laporan peristiwa aktual, faktual, penting, dan menarik yang dipublikasikan (dimuat) di media massa.



Instruksi :
1.Setiap sangga membentuk Foto bertemakan tentang kemerdekaan dengan sub materi “ SUDAHKAH KITA MERDEKA ? “

2. Upload ke akun Instagram Sanggah Masing Masing (Minimal 2 Foto)  dengan caption min 20 kata (menggunakan bahasa yang baik dan benar) ,

3. lalu wajib ditambahkan di akhir #pramukadelapan #namagudep #smkn8jkt #gerakanpramuka #pramukaupdate #jurnalistik .

4. lalu Sanggah lain diharuskan mengomentari Foto dari Sanggah Lain dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar

Paling lambat Senin (8 Agust 2016)